Selain Kurang Tidur, Hal Ini Juga Bisa Memunculkan Mata Panda
Selain Kurang Tidur, 4 Hal Ini Juga Bisa Memunculkan Mata Panda
May 28, 2021

6 Cara Mengatasi Berita Hoax Agar Tidak Mudah Terpancing

Cara Mengatasi Berita Hoax 6

Harus diakui perkembangan teknologi saat ini memang berkembang sangat pesat, terutama dalam bidang informasi. Arus informasi saat ini sangat cepat menyebar bahkan hanya dalam hitungan detik. Di satu sisi, hal ini adalah sebuah keuntungan karena seseorang bisa mendapatkan informasi dengan cepat. Namun, di sisi lain masih banyak oknum yang masih menyebarkan berita hoax atau palsu untuk mencari keuntungan pribadi. Lalu bagaimana cara mengatasi berita hoax?

6 Cara Mengatasi Berita Hoax

Mengadakan pelatihan jurnalistik

Cara Mengatasi Berita Hoax

Cara ini sudah dilakukan oleh mahasiswa S2 Pendidikan Bahasa Program Pascasarjana Undiksha. Mereka mengadakan pelatihan jurnalistik sebagai wujud memerangi maraknya berita bohong yang beredar. Seluruh peserta terlibat secara aktif di dalam pelatihan jurnalistik ini.

Putu Sosiawan sebagai ketua panitia menjelaskan bahwa eksistensi jurnalistik saat ini semakin tinggi. Berita-berita dari para jurnalistik dapat disebarluaskan dengan mudah melalui berbagai media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, maupun kanal berita online. Kemudian, berita ini bisa diakses dengan mudah oleh pembaca sehingga sangat penting untuk memiliki etika jurnalistik yang baik.

Terus merasa penasaran
Cara Mengatasi Berita Hoax

Salah satu alasan kenapa berita bohong dapat tersebar dengan mudah adalah karena orang mudah percaya dan langsung menyebarkan ke orang lain melalui media sosial atau grup chatting. Menurut penelitian yang dilakukan oleh psikolog asal The University of Sheffield, Tom Stafford, seseorang akan mendapat banyak manfaat ketika menjadi lebih ingin tahu, salah satunya adalah mendapatkan informasi yang lebih akurat.

Berhati-hati dengan judul provokatif
Cara Mengatasi Berita Hoax

Tujuan utama dari penyebar berita bohong adalah untuk mencari sensasi atau memperkeruh suasana. Salah satu cara untuk mewujudkan itu adalah dengan membuat judul yang provokatif. Jika Anda menemukan berita dengan karakter tersebut, maka patut untuk dicurigai. Anda bisa melakukan cross check dengan penyedia berita lain, apakah memiliki isi berita yang sama atau tidak.

Mencari tahu sumber berita
Cara Mengatasi Berita Hoax

Jika Anda menemukan sebuah berita dari media sosial, baik itu grup WhatsApp, Facebook, dan sejenisnya, sebisa mungkin cari tahu sumber utama berita tersebut. Banyak oknum tidak bertanggung jawab dengan membuat berita bohong menggunakan tautan link serupa dengan media berita asli. Pernyataan dari Dewan Pers, sudah ada 43.000 situs yang telah mengklaim sebagai media berita. Akan tetapi, hanya 300 saja yang sudah terverifikasi.

Memeriksa keaslian foto
Cara Mengatasi Berita Hoax

Untuk membuat berita terlihat lebih nyata tentu dibutuhkan dukungan berupa gambar. Namun, banyak berita bohong yang menggunakan gambar tidak asli, baik itu foto yang diambil dari sumber lain atau foto yang sudah lama sekali diambil. Untuk mengecek keaslian foto, Anda bisa menggunakan Google dengan tautan images.google.com dan unggah foto tersebut. Dengan begitu, Anda dapat memeriksa apakah gambar tersebut asli atau tidak.

Mengikuti grup diskusi anti-hoax
Cara Mengatasi Berita Hoax

Fenomena hoax ini rupanya bukan masalah sepele lagi karena bisa menimbulkan perpecahan besar. Sebagai wujud persatuan memerangi hoax, sudah banyak grup diskusi anti-hoax. Gabung ke grup-grup tersebut dan diskusikan apabila Anda menemukan berita yang agak mengganjal. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan informasi berita bohong apa yang sedang trending.
Baca Juga : Pentingnya Menanamkan Karakter Positif Sejak Dini
Itulah tadi beberapa cara mengatasi berita hoax yang bisa Anda lakukan. Untuk bisa lebih menekan jumlah korban berita bohong tersebut, ada baiknya jika Anda membantu orang-orang terdekat dalam memilih dan memilah informasi yang ada. Mengingat saat ini informasi dapat diakses dengan mudah, di situlah oknum nakal akan mencari celah.

Open chat
Hubungi Lewat Whatsapp
Halo
Bisa kami bantu seputar layanan pendidikan di GKS?