Strategi-Pembelajaran-Inovatif-untuk-Belajar-di-Rumah2
Strategi Pembelajaran Inovatif untuk Belajar di Rumah
September 25, 2020
6 Tips Membuat Anak Mandiri Sejak Dini
September 28, 2020

Homeschooling untuk Anak Salah Satu Solusi Saat Pandemi 2020

Homeschooling untuk Anak

Bila dibandingkan dengan sekolah formal biasa, homeschooling untuk anak tentu menjadi pilihan kesekian. Yang paling unggul tetaplah sekolah formal, tapi kalau melihat kondisi sekarang, yang mana sekolah ditutup, anak-anak diwajibkan belajar di rumah, dan diminta belajar sendiri secara daring. Rasanya, homeschooling sekarang malah menjadi salah satu solusi bagus belajar di rumah di tengah pandemi sekarang.

Kenapa bisa begitu?

 

Homeschooling Membuat Kita Dapat Memantau Anak Secara Penuh

Belajar dari Rumah2

Dibanding dengan sekolah formal yang sistemnya seperti kita menitipkan anak untuk digembleng terus sampai pintar, dimana sepenuhnya tanggung jawab ada di tangan guru. Kalau homeschooling kita bisa ikut berpartisipasi dalam belajar anak, misal kita ikut turun menjadi sosok guru untuk anak tersebut.

 

Tentu saja sebelum menjadi guru untuk anak-anak kita sendiri setidaknya kita memiliki beberapa ilmu yang bisa diajarkan. Cukup mengetahui baca dan menulis pun kita sudah mampu ikut berpartisipasi membentuk anak supaya menjadi pintar.

 

Belajar Bisa Menjadi Momen Quality Time Bersama Anak

Ibu Bisa Jadi Guru di Rumah untuk Mendukung Stimulasi Anak

Intinya, hubungan orang tua dan anak pun semakin dekat. Kalian membantu proses anak belajar, menemaninya di rumah, melihatnya tumbuh bersama ilmu-ilmu pengetahuan baru yang diserap otaknya, menjadi teman diskusi, bertukar pikiran bersama. Namun jangan lupa untuk tegas, bagaimanapun juga sikap tegas orang tua dan sikap tegas saat orang tua menjadi guru itu berbeda.

 

Ini diperlukan supaya anak tidak bermanja-manja pada kalian.

 

Meski Homeschooling, Kalian Tetap Bisa Memiliki Ijazah

concept

Salah satu kekhawatiran para orang tua mengenai homeschooling adalah legalitas ijazahnya. Saat ini tujuan orang mengenyam pendidikan memang tak sebatas ingin mendapatkan pengetahuan saja, melainkan juga pengakuan dalam bentuk ijazah.

Kalian bisa memperoleh ijazah resmi meski mengenyam pendidikan di sekolah informal, hal ini seperti yang dijelaskan pada UU No. 20/2003 sebagai Pendidikan Informal. Selain itu, ada pula Permendikbud 129/2014 yang menyebut tentang sekolah rumah.

Untuk memperoleh ijazah meski belajar di rumah, kalian dapat mengikuti Ujian Kesetaraan atau Kejar Paket yang diselenggarakan di PKBM. Sudah banyak siswa-siswa homeschooling yang mengikuti ujian tersebut. Ijazahnya setara dengan yang kita dapat di sekolah formal. Ijazah tersebut bisa kita gunakan untuk mendaftar di perguruan tinggi atau melamar kerja.

 

Waktu Belajar Lebih Fleksibel

Belajar dari Rumah

Tentu saja waktu belajar saat homeschooling tak seperti di sekolah formal. Kita bisa belajar di waktu pagi, siang, sore atau malam. Tak ada yang namanya terlambat sekolah, karena guru yang mendatangi kita di rumah bukan murid. Itu jika kalian menggunakan guru privat, bila kalian menjadi guru anak kalian sendiri, maka proses mengaturnya jauh lebih mudah.

Dengan waktu belajar yang lebih fleksibel, anak-anak mampu menyerap pelajaran dengan lebih baik lagi.

 

Homeschooling Menyediakan Satu Guru untuk Satu Murid

Anak-SD-Belajar-dari-Rumah-Inilah-Panduan-untuk-Orang-Tua

 Manfaat lain dari homeschooling untuk anak lainnya adalah kita dapat mencurahkan perhatian lebih banyak. Hanya fokus dengan satu murid, satu guru untuk satu murid. Homeschooling mampu memudahkan guru mengenali muridnya. Tahu di mana letak ketidakpahaman, tahu apa yang masih anak bingungkan, si anak pun tak malu-malu lagi saat bertanya kepada guru karena semua waktu guru hanya dicurahkan kepadanya.

Kebanyakan kasus, guru sering melanjutkan pelajaran padahal anak-anak belum paham benar. Kalau hanya berdua kan lebih tebuka, serta tak ada yang namanya lagi terbebani, anak pun tidak mudah stress.

 

Takut Tidak Bisa Menjadi Guru untuk Anak Kalian Sendiri?

konsep pembelajaran

Orang tua yang tidak begitu memiliki latar pendidikan yang bagus, biasanya sering minder. Mereka merasa tak pantas mengajari anak mereka sebab tak memiliki pengetahuan yang begitu banyak.

Padahal sebenarnya mengajari anak sendiri tidak sesulit seperti yang dibayangkan. Orang tua dan anak itu memiliki ikatan, yang lebih mengetahui apa bakat si anak pasti orang tua. Adapun pepatah yang mengatakan ‘Buah tidak jatuh jauh dari pohonnya.

Yang bisa kita artikan begini, Anda menyukai membaca buku, bisa jadi anak kalian juga menyukai membaca buku. Kalian menyukai menulis, dan anak juga menyukai menulis. Jadi kita bisa menemukan cara belajar yang lebih cocok untuk anak-anak kita. Jika masih merasa tidak sanggup, masih ada cara lain mengajar anak di rumah. Yaitu dengan memanggil guru privat.

Mengajar anak dengan bantuan aplikasi sekolah online juga bisa menjadi solusi lainnya. Mengenai homeschooling untuk anak ini bisa kalian pikirkan lagi. Coba pertimbangkan dulu, yang penting jangan pernah menyerah atas pendidikan anak-anak kita tercinta.

 

Open chat
Hubungi Lewat Whatsapp
Halo
Bisa kami bantu seputar layanan pendidikan di GKS?