Anggaran Pendidikan 2021 Bermanfaat untuk Kualitas SDM
Anggaran Pendidikan 2021 Bermanfaat untuk Kualitas SDM
September 8, 2020
Anak-SD-Belajar-dari-Rumah-Inilah-Panduan-untuk-Orang-Tua
Anak SD Belajar dari Rumah Inilah Panduan untuk Orang Tua
September 17, 2020

Ibu Bisa Jadi Guru di Rumah untuk Mendukung Stimulasi Anak

Ibu Bisa Jadi Guru di Rumah untuk Mendukung Stimulasi Anak

Bagaimanapun juga, Ibu adalah guru pertama seorang anak. Ketika sekolah diliburkan, bukan berarti anak kehilangan guru mereka. Karena masih ada Ibu yang mampu membimbing anak, yang mana malah lebih hebat dari guru manapun. Peran orang tua terhadap perkembangan anak atau stimulasi anak sangatlah besar.

Seperti yang diungkapkan oleh Psikolog Anak dan Keluarga Anna Surti Ariani berikut, “Proses bertumbuh dan berkembang bagi si kecil, termasuk juga proses belajar, sangat tergantung pada kehangatan interaksi si kecil bersama orangtuanya.”

“Walaupun mungkin Bunda bukan seorang guru di sekolah, penting sekali bagi bunda agar bisa menjadi guru buat si kecil di rumah. Jadi, kembalikan konsep orangtua sebagai guru pertama dan utama bagi si kecil.”

Peran ibu dalam menddiik anak sangatlah memberikan pengaruh. Apalagi jika sebagai seorang Ibu kalian memiliki riwayat dan pengalaman pendidikan yang bagus. Karena sebuah studi pernah mengatakan, Ibu yang berpendidikan membantu anak-anak mereka berhasil di sekolah dengan tidak hanya memepeluas akademik si anak, tetapi dengan mencontohkan perilaku dan membuat hubungan sosial yang berpengaruh pada keberhasilan pendidikan.

Lalu bagaimana nasib Ibu yang pendidikannya biasa-biasa saja? Apakah akan membuat anak-anaknya menjadi teebelakang? Jawabannya jelas tidak! Dengan kasih sayang dan perhatian Anda, sebenarnya sudah lebih dari cukup. Atau jika Anda bingung mengenai bagaimana cara supaya tetap bisa menjadi guru di rumah untuk si anak dalam perkembangan mereka dalam proses pembelajaran di rumah, berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan.

 

Mengajak si Anak Belajar Sambil Bermain

stimulasi anak

Mengkombinasikan belajar dan bermain adalah hal yang paling diisukai serta dapat membantu stimulasi anak dengan baik. Apabila kalian kesulitan meminta anak belajar, Anda bisa mengajaknya bermain sambil sesekali diselingi belajar.

“Bermain Bersama Bunda bisa dibuat dengan adanya tujuan pembelajaran untuk si Kecil. Kegiatan yang dilakukan bukan sekadar sesuatu yang spontan, namun direncanakan dengan target belajar tertentu. Target misalnya, ingin meningkatkan lima potensi prestasi si kecil, yaitu berpikir kreatif, Bantu tumbuh kembang, supel, mandiri dan percaya diri,” jelas Anna Surti Ariani. Jangan mengajaknya langsung spontan, kita tahu lah bagaimana sifat seorang anak karena kita dulu juga pernah ada di fase itu. Kita cenderung malas belajar, dan lebih menyukai bermain.

Mengenai cara bagaimana belajar dan beemain dikombinasikan, Anda bisa mengulik contoh berikut:

  • Meminta anak mengelompokkan sejumlah bola yang sesuai dengan warnanya
  • Mengajak anak menggambar, melukis lalu mewarnainya
  • Bermain kertas origami, belajar melipat, dan meningkatkan kreativitas

 

Berusaha Membuat Mereka Antusias dalam Pelajaran

stimulasi anak2

Meski sekolah ditutup, tapi tugas dari sekolah tetap jalan. Anak-anak dibebani oleh berbagai macam tugas, jumlahnya lebih banyak dibanding kita sekolah dengan bertatap muka.

Coba bayangkan bagaimana perasaan si anak jika dihadapkan oleh rentetan tugas yang tiada habis?

Pasti ada saatnya mereka malas, tidak semangat. Sebagai orang tua, kita harus berusaha meningkatkan antuasias mereka dalam pelajaran sebanyak apapun tugas yang diberikan. Kita harus meningkatkan semangat mereka bagaimanapun caranya.

Untuk meningkatkan semangat, Anda bisa melakukan: membeli peralatan menulis baru untuk si anak, membelikan smartphone baru untuk belajar online anak, dan supaya anak tidak kehilangan semangat, Anda dapat mengkombinasikan bermain dan belajar seperti yang tertera di atas.

 

Ikut Membantu Menjelaskan Materi Kepada si Anak (Lakukan Lebih dari Sekali)

stimulasi anak1

Pihak sekolah hanya memberikan seperangkat kegiatan yang bisa dilakukan di rumah. Alias, kebanyakan yang anak terima adalah tugas, tugas dan tugas. Lalu bagaimana dengan penjelasan materi? Di sini seorang Ibu harus turun tangan.

Taman Kanak-kanak menerapkan metode Montessori, sehingga tidak ada target tertentu dalam proses pembelajarannya. Metode Montessori berfokus  pada kemandirian, kebebasan, dan perkembangan anak. Orang tua dapat membantu mempermudah pemahaman anak dengan menjelaskan materi yang kalian mengerti.

Penjelasan paling baik adalah dilakukan lebih dari sekali agar anak paham.Dan jika kalian masih bingung mengenai tugas-tugas seorang Ibu dalam mendidik anaknya saat ada di rumah, atau merasa pendidikan anak kurang cukup, maka berkenalanlah dengan GKS (Global Kids School).

GKS adalah sekolah yang mengusung kurikulum yang menonjolkan kemandirian, kreativitas yang mempu meningkatkan stimulasi anak dengan baik karena anak diajar dengan cara yang membuat mereka berpotensi mengeluarkan bakat-bakat mereka sendiri. Memiliki fasilitas lengkap, kegiatan lengkap, ekstrakulikuler, dan para Ibu pasti mendambakan jenis sekolah seperti GKS karena sistem pembelajaran mereka sangatlah membantu stimulasi anak-anak belajar lebih cepat dibanding cara biasanya.

Open chat
Hubungi Lewat Whatsapp
Halo
Bisa kami bantu seputar layanan pendidikan di GKS?