Benarkah-Pembelajaran-Jarak-Jauh-Menjadi-Permanen-Berikut-Keterangan-Mendikbud
Benarkah Pembelajaran Jarak Jauh Menjadi Permanen? Berikut Keterangan Mendikbud
November 13, 2020
Pendidikan-di-Venezuela-di-Tengah-Krisis-Ekonomi
Mengintip 4 Kesulitan Pendidikan di Venezuela di Tengah Krisis Ekonomi
November 18, 2020

Anak Segera Masuk Sekolah? Kenali 5 Kesalahan dalam Mempersiapkan Dana Pendidikan

5-Kesalahan-dalam-Mempersiapkan-Dana-Pendidikan

Semua orang tua pasti menginginkan anak mereka memiliki masa depan baik melalui pendidikan. Maka dari itu, ketika anak-anak sudah cukup usianya untuk masuk sekolah, para orang tua berlomba-lomba menyekolahkan anak mereka. Ada yang dimulai dengan memasukkan ke PAUD, TK, lalu diteruskan ke jenjang lebih tinggi lagi, SD, SMP, SMA dan seterusnya.

Baca Juga : Anggaran Pendidikan 2021 Bermanfaat untuk Kualitas SDM

Fokus pada tempat di mana mereka mengenyam pendidikan memang penting, tapi jangan lupa juga perhatikan dananya. Menyekolahkan anak itu memakan biaya yang tidak sedikit. Hindari beberapa hal berikut ini supaya Anda dapat mempersiapkan dana untuk pendidikan si kecil dengan baik dan benar.

 

Hindari 5 Kesalahan Mempersiapkan Dana Pendidikan untuk Anak

 

  1. Tidak Memperhatikan Inflasi

 

Sebagian orang tua mungkin sudah mulai melakukan sedikit perencanaan seperti memilih tempat di mana anak sekolah, biaya yang ditanggung dan kesanggupan orang tua itu membiayai sekolah dari tahun ke tahun lewat tabungan mereka. Tapi ada satu kesalahan yang sering dilupakan para orang tua, dimana mereka tidak memperhatikan inflasi.

 

Masa pendidikan anak tidak cukup 6 tahun saja, tapi lebih dari itu. Dan dalam kurun waktu tersebut, pasti terjadi inflasi. Tabungan yang Anda miliki dalam membiayai anak saat ini, tak akan sama dengan jumlah tabungan yang dibutuhkan anak 5 tahun ke depan.

Cobalah untuk melebihkan biaya pendidikan setiap tahunnya, dengan begitu pengeluaran Anda untuk pendidikan anak dan kehidupan sehari-hari tidak kekurangan.

 

  1. Tidak Memiliki Investasi

 

Para orang tua kebanyakan fokus pada kegiatan menabung, tanpa sadar kalau menabung dan investasi jauh lebih menguntungkan investasi. Gunakanlah investasi jangka panjang karena kebutuhan pendidikan anak juga panjang. Adapun pilihan investasi jangka panjang yang bisa dipilih salah satu contohnya adalah Reksadana.

 

Reksadana menawarkan investasi dengan risiko rendah tapi menguntungkan. Selain Reksadana, adapula jenis investasi emas, deposito, investasi properti, P2P Lending, dan Asuransi Pendidikan.

Ada banyak jenis investasi, sesuaikan dengan kesanggupan Anda. Dengan investasi, kalian memiliki biaya lebih dalam mendukung pendidikan anak ke jenjang yang lebih tinggi.

 

  1. Tidak Melakukan Riset

 

Ada banyak rekening investasi dan polis yang bisa Anda gunakan untuk menabung untuk pendidikan anak Anda. Penting untuk meneliti berbagai opsi yang tersedia, membandingkan biaya, batasan, pengembalian yang diharapkan, serta fitur dan manfaat produk lainnya. Jangan sampai ada biaya tidak penting yang hanya membuat kebutuhan biaya naik tanpa sebab.

 

Untuk itu, riset sangatlah penting sebelum kalian menabung mengumpulkan uang untuk dana pendidikan anak. Gunakan produk-produk yang sesuai, karena ingat, pendidikan anak Anda ini akan menghabiskan uang Anda dalam waktu jangka panjang.

 

  1. Tidak Menganggarkan Dana

 

Inflasi pendidikan akan terus naik setiap tahunnya, rata-rata naik sebesar 10% untuk setiap 15 tahunnya. Bisa juga lebih rendah atau lebih tinggi. Kita belum tahu pastinya bagaimana tapi sebaiknya Anda jaga-jaga.

 

Jika kalian mengabaikan anggaran dana pendidikan dalam waktu jangka panjang, tidak melakukan perencanaan dengan tepat pada kenaikan biaya pendidikan yang berubah setiap tahunnya, maka bisa berdampak pada tekanan anggaran yang kalian keluarkan setiap bulannya.

 

  1. Menggunakan Kredit untuk Dana Pendidikan

 

Ini adalah langkah paling salah, jangan pernah mendanai pendidikan anak dengan utang. Biasanya kasus ini terjadi saat anal-anak sudah masuk ke pendidikan perguruan tinggi.

 

Meskipun kekuatan bunga majemuk menguntungkan Anda saat berinvestasi, mekanisme yang sama juga merugikan Anda saat Anda meminjam. Hal ini menjadikan kredit pilihan yang paling mahal – terutama jika Anda menggunakan pinjaman pribadi tanpa jaminan.

 

Hal seperti ini tak akan menimpa Anda jika kalian sudah melakukan perencanaan dan komitmen baik sebelum anak kalian lahir. Maka dari itu, mulai pikirkan dari sekarang.

 

Sumber: https://amp.kompas.com/money/read/2020/11/03/060600426/kenali-5-kesalahan-dalam-mempersiapkan-dana-pendidikan-anak

Open chat
Hubungi Lewat Whatsapp
Halo
Bisa kami bantu seputar layanan pendidikan di GKS?