Inilah 5 Syarat Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar
Inilah 5 Syarat Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar
September 20, 2020
Strategi-Pembelajaran-Inovatif-untuk-Belajar-di-Rumah2
Strategi Pembelajaran Inovatif untuk Belajar di Rumah
September 25, 2020

5 Langkah Menggunakan Modul Pembelajaran untuk Belajar Siswa

5 Langkah Menggunakan Modul Pembelajaran untuk Belajar Siswa

Modul pembelajaran adalah bahan ajar yang disusun secara sistematis dan menarik sehingga mudah dipelajari secara mandiri untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Modul pembelajaran mencakup isi materi, metode dan evaluasi, dan metode belajar menggunakan modul ini dianggap menjadi langkah strategis di tengah BDR (belajar dari rumah) saat ini yang diakibatkan pandemi.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah merilis modul-modul pembelajaran yang bisa digunakan siswa sekolah dasar. Di lain itu, Guru juga diharapkan menulis dan memberdayakan modul sesuai dengan konteks pembelajaran para siswa. Ini dikarenakan keberadaan modul bisa mewakili kehadiran guru.

Berikut ini adalah tahapan-tahapan yang perlu para Guru ketahui tentang bagaimana cara memberdayakan modul untuk kemajuan pendidikan anak didik mereka.

 

Langkah-Langkah Melakukan Pengembangan Modul untuk Guru

modul pembelajaran

Modul yang ‘memberdayakan’ adalah modul yang mampu membuat si anak belajar secara aktif, mandiri dan menyenangkan. Namun jangan lupakan bahwa modul tetap harus berorientasi pada pengembangan kompetensi literasi, numerasi, dan karakter.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah tahapan-tahapan membuat modul yang menarik untuk anak.

 

  1. Mengumpulkan Bahan Pembelajaran

 

Guru mengurai Kompetensi Dasar (KD) menjadi tujuan pembelajaran yang spesifik dan sederhana ke dalam kompetensi bertingkat sesuai taksonomi Bloom dan mendistribusikan materi ke dalamnya.

Misalnya pada pelajaran Bahasa Inggris, Guru mengelompokkan pelajaran Greetings, Leave Taking, Thanking dan Apologizing ke dalam 1 Kompetensi Dasar.

 

Materi ini bisa Anda kelompokkan lagi namun dalam tingkatan kompetensi yang berbeda.

 

  1. Memilah Bahan ke Dalam Beberapa Kegiatan

 

Buku memang menjadi sumber informasi utama untuk Guru maupun Murid. Sayangnya informasi yang ada di dalam buku ini terlalu banyak untuk dapat dipahami dengan mudah oleh murid. Umumnya informasi tersebut masih bertumpuk-tumpuk, sehingga banyak murid menjadi kebingungan saat mempelajarinya sendiri di rumah. Sebagai Guru kita bisa membantu anak-anak lebih memahami informasi yang ada di sana dengan memilah-milah suatu topik informasi satu per satu.

 

Satu topik informasi dibagi menjadi satu-satu ke lembar kerja yang dikerjakan si anak. Dengan membagi-baginya seperti itu, pembelajaran menjadi lebih ringkas dan mudah dipahami.

 

  1. Mengedit Bahasa yang digunakan Buku Menjadi Lebih Sederhana

 

Buku teks pada umumnya memiliki bahasa yang rumit untuk dimengerti si anak. Karena hal itu lah anak-anak selalu memerlukan Guru untuk membantu mereka lebih mudah memahaminya. Namun karena pandemi seperti ini, menggunakan modul pembelajaran dapat menjadi salah satu cara mereka lebih mudah memahami isi teks buku yang rumit.

 

Di sini Guru bisa membuat modul yang mampu menyederhanakan isi buku. Membuat modul yang lebih sederhana bahasanya, yang mudah dimengerti, adalah pendamping belajar anak yang baik saat BDR seperti sekarang.

 

  1. Mulai Merancang Susunan Lembar Kerja

 

Yang tak kalah penting dari menyusun modul pembelajaran berikutnya adalah mulai melakukan perancangan pada lembar kerja peserta didik. Dalam perancangan ini, lembar kerja peserta didik dibagi ke tingkatan berbeda dari tugas mendaftarkan informasi (menemukan kata kerja, kata benda, dan kata sambung pada teks prosedur), menemukan kalimat-kalimat majemuk, sampai kepada menulis teks prosedur sesuai dengan ciri-cirinya.

 

Belajar akan terasa kurang kalau tidak ada soal latihan. Poin ini harus Guru perhatikan dengan betul, karena kalau tidak begitu, akan terasa susah menemukan hasil kerja si anak.

 

  1. Mulai Menulis Modul

 

Setelah menemukan bahan pembelajaran, mengelompokkan bahan ajar sesuai pembelajaran, menyederhanakan bahasa, hingga merancang lembar kerja, kini saatnya kalian mulai menulis modul tersebut. Penulisan modul yang baik adalah cara menulis seperti cara kalian berbicara pada anak-anak. Cara ini mampu membuat anak-anak merasakan ada kehadiran gurunya di dalam modul itu.

Seperti apa contohnya? Anda yang tahu jawaban itu sendiri. Coba bayangkan bagaimana cara Anda berbicara pada murid-murid. Seperti itulah cara penulisan modul yang benar.

 

Global Kids School Menggunakan Modul Pembelajaran Terpadu

Modul Pembelajaran

Melakukan pembelajaran dengan modul memang cara yang bagus dalam mendampingi anak belajar di rumah. Tapi jangan lupa, kehadiran sekolah dalam membantu belajar si anak juga tak kalah penting. Ada sebuah sekolah, namanya GKS (Global Kids School), cara pembelajaran mereka sangat menarik. Mereka mengedepankan kemandirian dan kreativitas pada setiap pembelajaran yang mana cara tersebut mampu mendorong anak-anak lebih cepat dalam belajar.

Tertarik belajar bersama GKS? Kami siap membantu anak-anak kalian belajar dengan lebih baik di masa pandemi seperti saat ini. Segera bergabung dengan GKS, mari kita menciptakan sumber daya manusia berkualitas bersama anak-anak generasi penerus bangsa ini.

 

 

Open chat
Hubungi Lewat Whatsapp
Halo
Bisa kami bantu seputar layanan pendidikan di GKS?