Kenali Jenis Nyamuk Demam Berdarah Ini Berdasarkan Ciri-Cirinya
Kenali Jenis Nyamuk Demam Berdarah Ini Berdasarkan Ciri-Cirinya
June 1, 2021
perbedaan Vegan dan Vegetarian
Ini Lho Perbedaan Vegan dan Vegetarian Yang Sering Disamakan
June 6, 2021

Mengulas Sejarah Tempe di Indonesia dan Manfaat untuk Tubuh

Sejarah Tempe di Indonesia

Tempe merupakan salah satu makanan paling populer di Indonesia. Selain harganya yang murah, tempe juga memiliki berbagai khasiat yang baik untuk kesehatan. Namun, tahukah Anda mengenai sejarah tempe di Indonesia?

Sejarah Tempe di Indonesia
Sejarah Tempe di Indonesia

Berdasarkan beberapa sumber yang ada, untuk mengetahui sejarah tempe kita bisa sejenak kembali ke tahun 1800-an. Pada tahun ini, terdapat buku yang bernama Serat Centhini yang ditulis di zaman Sunan Pakubuwono IV oleh putra mahkotanya. Inilah yang disebutkan oleh Wida Winarno, seorang pendiri Indonesia Tempe Movement.

Pada buku tersebut, disebutkan bahwa pada tahun 1600 sudah dituliskan mengenai tempe. Tempe tersebut dijadikan sebuah sajian untuk tamu kala itu. Saat ini, Desa Sanan yang berada di Malang, Jawa Timur, merupakan salah satu desa yang semua penduduknya memproduksi tempe dengan berbagai varian seperti keripik, ragi, dan lain-lain. Akan tetapi, pada Serat Centhini desa tersebut tidak disebutkan.

Di sisi lain, terdapat satu desa bernama Desa Bayat yang terletak di antara Solo dan Yogyakarta, tepatnya di Klaten. Di tempat tersebut dulunya ada seseorang bernama Sunan Bayat. Di dalam Serat Centhini, beliau disebut menyajikan sambal tumpang kepada tamu agung, yang sausnya dibuat dari tiga jenis tempe, yakni tempe semangit, tempe bosok, dan tempe fresh. Sejarah tempe Indonesia inilah yang sering dipahami oleh masyarakat.

Hingga saat ini, tempe masih menjadi salah satu pilihan utama dalam penyajian berbagai makanan. Ada yang menggunakannya sebagai camilan, ada pula yang menjadikannya lauk untuk makan. Bahkan, seiring perkembangan teknologi, produksi tempe sudah semakin maju.

Manfaat Tempe untuk Kesehatan

  1. Tinggi kalsium

Tempe memiliki kandungan kalsium yang tinggi. Oleh karena itu, tempe dapat dijadikan alternatif untuk mencukupi kebutuhan kalsium harian selain susu. Dalam sebuah penelitian, kalsium yang terdapat pada empat potong tempe setara dengan segelas susu sapi. Dalam penyajian 100 gram susu terkandung 125 mg kalsium, sedangkan 100 gram tempe mengandung 155 mg kalsium.

  1. Sumber protein yang baik

Selain tinggi kalsium, tempe juga menjadi sumber protein yang sangat baik. Protein berfungsi menjaga jaringan tubuh dan juga menghasilkan enzim untuk memecah rantai protein. Bahkan kandungan protein pada tempe memiliki kualitas yang lebih baik daripada kedelai. Hal ini karena protein yang larut pada air akan membuat aktivitas enzim proteolitik meningkat.

  1. Sumber vitamin B12

Selanjutnya, tempe juga bisa menjadi sumber vitamin B12 yang baik. Vitamin ini biasa terkandung pada ayam, daging, susu, dan ikan. Bisa dikatakan bahwa tempe adalah satu-satunya sumber vitamin ini yang berasal dari nabati. Vitamin B12 diperlukan tubuh karena berfungsi membantu proses sintesis DNA, menghasilkan sel darah merah, dan menjaga kesehatan saraf.

  1. Penangkal radikal bebas

Jika dibiarkan berlarut-larut, paparan radikal bebas ke tubuh akan berbahaya dan menyebabkan berbagai dampak yang tidak baik untuk kesehatan. Yang paling parah adalah radikal bebas dapat memicu terkena kanker. Di sinilah peran antioksidan sangat penting untuk menangkal radikal bebas ini, dan antioksidan ini dapat diperoleh dengan cara mengonsumsi tempe.
Baca Juga : Menjelaskan Berbagai Kelebihan Akan Manfaat Buah Kurma Untuk Kesehatan

Tempe memiliki kandungan antioksidan isoflavon untuk menangkal radikal bebas. Antioksidan ini membantu mencegah berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, dan lain-lain.

Itulah sekilas tentang sejarah tempe di Indonesia beserta beberapa manfaat dari mengonsumsi tempe. Pada intinya, makanan ini tetap harus dilestarikan karena merupakan makanan yang sangat khas dari Indonesia.

Open chat
Hubungi Lewat Whatsapp
Halo
Bisa kami bantu seputar layanan pendidikan di GKS?