Keindahan Cahaya Aurora yang Hanya Bisa Ditemukan di Kutub
June 8, 2021
Sekolah dan Tatanan Sosial Baru
Bagaimana Sekolah dan Tatanan Sosial Baru? Berikut Ulasannya
June 11, 2021

Tradisi Menghafal Didalam Pendidikan, Bagaimanakah Perannya

Tradisi Menghafal Didalam Pendidikan

Tradisi menghafal memang ditemukan di berbagai tempat termasuk didalam lingkungan sekolah. Menariknya lagi sebagian besar dari mahasiswa atau murid memang menentukan topik penelitian berbasis masalah. Tetapi justru masalah tersebut terkesan mengada-ada.

Diskusi mengenai topik penelitian dimana bermuara dari sebuah masalah yang kerap dipaksakan memang cukup menarik didalam pemikiran mendalam. Faktanya, kegiatan belajar sendiri dilaksanakan hampir dengan menggunakan pola yang sama. Untuk lebih jelasnya simak ulasan dibawah ini.

Pelajaran di Kelas Didesain Menjawab Persoalan yang Sudah Ditentukan

Pada pembelajaran di kelas ternyata masih didesain untuk menjawab persoalan dimana sudah ditentukan terlebih dahulu. Nantinya, persoalan tersebut juga hanya diselesaikan dengan menggunakan hafalan serta mencocokan dengan teori yang relevan. Itulah sebabnya, tradisi menghafal teori didalam memecahkan suatu permasalahan memang sudah tidak bisa dilepaskan lagi.

Bahkan peserta didik dari tingkat SD hingga SMA sangat jarang buat diajak melakukan identifikasi persoalan nyata yang terdapat didalam kehidupan sehari-hari berdasarkan dengan materi yang terdapat didalam proses pembelajaran. Disamping itu, banyak dari proses tersebut tidak bersungguh-sungguh buat mengajak murid melakukan evaluasi terhadap permasalahan itu serta untuk mencari solusinya.
Baca Juga : 5 Cara Meningkatkan Sikap Toleransi Pada Anak

Adapun dampaknya ternyata menyebabkan peserta didik terbiasa dengan tradisi menghafal sebuah teori. Dimana akan mencocokan teori yang sudah dihafalkan tersebut dengan pertanyaan atau permasalahan yang diajukan. Disamping itu, persoalan tersebut justru terlalu jauh dari persoalan praktis dimana dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun pelaksaan pembelajaran demikian ternyata bukan tanpa risiko. Sebab, seorang peserta didik yang terbiasa dengan hapalan teori ternyata kurang terbiasa dalam melakukan analisis ataupun menemukan hal-hal baru. Akibatnya mereka akan cenderung pasif dan tidak aktif.

Bahkan topik yang sedang dibahas terdengar kurang istimewa. Sebab, metode tersebut bukanlah metode pembelajaran dimana mengandung unsur kebaruan. Pasalnya biasanya topik tersebut sudah diteliti sebelumnya.

Tidak Sedikit dari mahasiswa yang menceritakan berbagai macam alasan mengambil program pendidikan dasar. Mulai dari memilih jurusan sendiri, mengikuti saran atau permintaan dari orang tua. Itulah yang menyebabkan mereka akhirnya menjalankan kuliah tanpa mempunyai passion didalamnya. Bahkan tidak sedikit menjadikan beban SKS didalam skripsi menjadi beban sebenarnya.

Itulah yang menyebabkan tidak sedikit mahasiswa merasa kewalahan dalam menyelesaikan skripsi tersebut bahkan tidak begitu antusias ketika harus menyelesaikan tugas akhir. Ditambah lagi dengan adanya dosen jutek dan sering ditemukan.

Terbiasa Tidak Mencari Topik Penelitian Baru

Bukan hanya itu saja, mahasiswa ternyata juga terbiasa untuk tidak beranjak dari masalah lama. Hal tersebut karena mereka memang memiliki kemampuan buat menghafal teori apapun tetapi sayangnya masih belum bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya kondisi itulah, tidak heran jika basis riset yang dilakukan terkait dengan pencarian masalah memang kurang terasa pas. Para pemuda harapan bangsa tidak memanfaatkan tugas-tugas yang mereka miliki akhirnya kurang memahami apa yang sedang diteliti tersebut.

Disamping itu, apabila seorang mahasiswa masuk ke dalam prodi PGSD secara pribadi, tentu seharusnya sudah tahu dan mempunyai gambaran apa yang akan dilakukannya. Rencana itulah yang akhirnya menjadi visi-misi mahasiswa.

Mereka juga sudah paham apabila pendidikan dasar menjadi hal yang cukup penting. Itulah mengapa diharapkan mampu meningkatkan kualitas dalam pembelajaran dimana pelaksaannya dapat dilakukan d di ruang kelas maupun luar.

Dibandingkan dengan menemukan persoalan baru untuk diselesaikan, para peserta didik memang jauh lebih suka untuk menghafal sebuah teori. Keberadaan tradisi menghafal sendiri memang tidak bisa dilepaskan tetapi ternyata akan memberikan dampak negative.

Open chat
Hubungi Lewat Whatsapp
Halo
Bisa kami bantu seputar layanan pendidikan di GKS?